Selasa, 08 Maret 2011

Ekonomi Pasar

Pasar, dalam ilmu ekonomi, adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Transaksi jual-beli yang terjadi tidak selalu memerlukan lokasi fisik. Pasar yang dimaksud bisa merujuk kepada suatu negara tempat suatu barang dijual dan dipasarkan.
Pasar dapat dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu pasar barang, pasar tenaga kerja, pasar modal, dan pasar luar negeri.

* Pasar barang menggambarkan pertemuan antara permintaan dan penawaran akan barang. Sebuah perusahaan atau individu dapat beroperasi di pasar barang dengan menawarkan barang hasil produksi atau pula melakukan permintaan akan produk.

* Pasar tenaga kerja merupakan pertemuan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Pertemuan ini akan menghasilkan konsep upah dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Biasanya yang melakukan permintaan adalah badan usaha (perusahaan), lembaga-lembaga, instasi-instasi, atau dapat juga perseorangan, sedangkan yang melakukan penawaran tenaga kerja adalah angkatan kerja yang tersedia di pasar kerja.

* Pasar uang adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran uang. Dalam pasar uang yang ditransaksikan adalah hak menggunakan uang untuk jangka waktu tertentu. Di pasar uang terjadi pinjam meminjam dana, yang selanjutnya menimbulkan hubungan utang piutang. Pihak yang melakukan penawaran uang adalah otoritas moneter (Bank sentral dan pemerintah) dan lembaga keuangan (bank dan bukan bank), sedangkan pihak yang melakukan permintaan adalah masyarakat (rumah tangga dan perusahaan).

* Pasar modal dalam arti sempit identik dengan bursa efek. Dalam arti luas, pasar modal adalah pertemuan antara mereka yang mempunyai dana dengan mereka yang membutuhkan dana untuk modal usaha. Jika pasar uang lebih memfokuskan pada penggunaan jangka pendek, maka pasar modal lebih memfokuskan pada penggunaan jangka panjang.

* Pasar luar negeri menggambarkan hubungan antara permintaan dalam negeri akan produk impor dan penawaran ke luar negeri berupa produk ekspor.


SISTEM EKONOMI PASAR (LIBERAL)

System ekonomi pasar dikemukakan oleh Adam Smith yang dimuat dalam bukunya yang berjudul An Inquiry Into the Nature and Causes of the wealth of Nation.
Cirri system ekonomi pasar adalah sebagai berikut :
a. Setiap individu bebas memiliki barang dan alat-alat produksi.
b. Kegiatan ekonomi di semua sector dilakukan oleh pihak swasta
c. Pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi.
d. Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
e. Setiap orang diberi kebebasan dalam memakai barang dan jasa
f. Semua kegiatan ekonomi didorong oleh prinsip laba.
g. Berlakunya persaingan secara bebas.
Kebaikan system ekonomi pasar adalah :
a. Adanya persaingan mendorong manusia atau individu untuk terus maju dan bertindak secara efektid dan efisiien.
b. Tiap-tiap individu bebas memilih pekerjaan yang disukai sesuai dengan minat dan bakatnya.
c. Produksi didasarkan atas kebutuhan masyarakat.
d. Kebebasan memilih alat-alat produksi dan modal.
Keburukan system ekonomi pasar adalah :
a. Persaingan dapat menyebabkan terjadinya penindasan dan monopoli.
b. Karena motif memperoleh laba, tiap-tiap individu hanya mementingkan diri sendiri sehingga pemerataan pendapatan sulit dicapai atau tidak merata.
c. Sulit menghindarkan naik turunnya kehidupan ekonomi sehingga krisis ekonomi lebih mungkin sering terjadi.
d. Timbulnya dampak imbasan.
Berikut ini adalah arti definisi atau pengertian dari aneka jenis dan macam pasar yang ada :
1. Pasar Barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Pasar barang dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yakni :
a. Pasar Barang Nyata / Riil
Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Contohnya adalah pasar kebayoran lama, pasar senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain.
b. Pasar Barang Abstrak
Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik. Contoh jenis pasar ini adalah pasar komoditas / komoditi yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya.
2. Pasar Jasa / Tenaga
Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya. Contoh pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, Rumah Sakit yang menjual jasa kesehatan, Pangkalan Ojek yang menawarkatn jasa transportasi sepeda motor, dan lain sebagainya.
3. Pasar Uang dan Pasar Modal
a. Pasar Uang
Pasar Uang adalah pasar yang memperjual belikan mata uang negara-negara yang berlaku di dunia. Pasar ini disebut juga sebagai pasar valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex. Resiko yang ada pada pasar ini relatif besar dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun demikian keuntungan yang mungkin diperoleh juga relatif besar. Contoh adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dan lain-lain.
b. Pasar Modal
Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat-surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Contohnya seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan pemerintah, dan lain sebagainya.

Ekonomi Sosialis

Ilmu Ekonomi Sosialis adalah bagian dari Ilmu Ekonomi Politik. Ilmu Ekonomi Politik termasuk dalam ilmu-ilmu pengetahuan masyarakat. Masalah yang dijadikan persoalan dalam suatu ilmu pengetahuan penting sekali artinya untuk pekerjaan, penyelidikan, mengajar dan belajar secara ilmiah. Penentuan yang benar dari masalah suatu ilmu pengetahuan mempunyai arti menentukan untuk pelaksanaannya yang berdasar atas ilmu pengetahuan itu.

Sistem Ekonomi Sosialis mempunyai kelemahan sebagai berikut :
1) Sulit melakukan transaksi
Tawar-menawar sangat sukar dilakukan oleh individu yang terpaksa mengorbankan kebebasan pribadinya dan hak terhadap harta milik pribadi hanya untuk mendapatkan makanan sebanyak dua kali. Jual beli sangat terbatas, demikian pula masalah harga juga ditentukan oelh pemerintah, oelh karena itu stabilitas perekonomian Negara sosialis lebih disebabkan tingkat harga ditentukan oleh Negara, bukan ditentukan oelh mekanisme pasar.
2) Membatasi kebebasan
System tersebut menolak sepenuhnya sifat mementingkan diri sendiri, kewibawaan individu yang menghambatnyadalam memperoleh kebebasan berfikir serta bertindak, ini menunjukkan secara tidak langsung system ini terikat kepada system ekonomi dictator. Buruh dijadikan budak masyarakat yang memaksanya bekerja seperti mesin.
3) Mengabaikan pendidikan moral
Dalam system ini semua kegiatan diambil alih untuk mencapai tujuan ekonomi, sementara pendidika moral individu diabaikan. Dengan demikian, apabila pencapaian kepuasan kebendaan menjadi tujuan utama dan nlai-nilai moral tidak diperhatikan lagi

1. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Kapitalisme
Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi baang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi.
Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.
2. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Sosialisme
Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.
Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat.
3. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Komunisme
Komunisme adalah suatu sistem perekonomian di mana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan kebersamaan. Namun tujuan sistem komunis tersebut belum pernah sampai ke tahap yang maju, sehingga banyak negara yang meninggalkan sistem komunisme tersebut.

Ekonomi Pancasila

Ekonomi
Pancasila bukan merupakan suatu impian maupun wacana belaka, tetapi benarbenar
merupakan kebutuhan yang mendesak untuk “menyelamatkan”
perekonomian Bangsa Indonesia. Krisis ekonomi yang telah melanda bangsa ini
selama lebih dari 5 tahun belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, karena
para ekonom kita tidak mampu memberikan pemecahan-pemecahan konkrit.
Mereka menggunakan teori-teori ekonomi liberal secara berlebihan yang tidak
sesuai dengan kondisi dan karakteristik perekonomian bangsa sendiri. Padahal
di negara-negara barat sendiri, ekonomi liberal semakin banyak digugat oleh
tokoh-tokoh ekonomi dunia. Para ekonom “arus utama” dan pemerintah secara
“membabibuta” terus melakukan privatisasi berbagai BUMN, memanjakan para
konglomerat dan eks konglomerat, dan investor asing
Para ekonom seringkali melihat perekonomian Indonesia hanya dari sudut
pandang makro dengan menggunakan perhitungan model matematika agar
terlihat lebih canggih (sophisticated). Kekeliruan-kekeliruan tersebut terjadi
karena mereka sebenarnya “tidak tahu” dan “tidak mau tahu” karakteristik khas
kehidupan ekonomi Indonesia. Jelaslah mengapa “keterpurukan” Bangsa
Indonesia terus berlanjut dan hanya berputar-putar dalam lingkaran yang sama.
Drs. Dumairy, MA mengemukakan bahwa dampak terburuk dari masalah
ekonomi yang berkepanjangan ini adalah rakyat kebanyakan yang harus
menanggung akibat dari “dosa-dosa” ini dan mengakibatkan timbulnya rasa
saling tidak percaya (distrust) antar elemen-elemen bangsa yang semakin
meluas sehingga menghambat perbaikan kehidupan bangsa dalam berbagai
segi serta menghambat kemajuan bangsa secara keseluruhan.
Prof. Mubyarto dan Prof. Sri-Edi Swasono menegaskan bahwa yang diperlukan
saat ini adalah kehidupan ekonomi yang digerakkan oleh seluruh lapisan
masyarakat, yang mencerminkan karakter Bangsa Indonesia, yaitu Ekonomi
Pancasila yaitu ekonomi pasar yang mengacu pada ideologi Pancasila. Didalam
sistem ekonomi Pancasila, manusia Indonesia merupakan homo socius, homo
ethicus, sekaligus homo economicus. Jika dilihat dari sudut pandang mikro,
perekonomian Indonesia memiliki nilai moral dan etika luhur yang dapat
membentengi manusia dari nafsu serakah (greedy). Namun yang banyak terjadi
adalah bahwa moral dan etika tersebut telah pudar dalam kehidupan
perekonomian Indonesia dimana pasar lebih mengagungkan kompetisi (winner
vs loser) dan semangat keserakahan individualisme dan bukan ekonomi
kekeluargaan yang kooperatif (win-win). Yang lebih menyedihkan lagi adalah
yang kalah dalam pasar lebih banyak dan hanya sebagai penonton setia dari
perilaku pemenang. Keprihatinan juga mencuat karena sistem kompetisi inilah
yang selalu ditekankan dan diajarkan disekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Mengapa Ekonomi Pancasila? Karena sistem ekonomi ini menjamin tatanan
ekonomi yang dapat memperkecil kesenjangan (gap) yang sangat lebar di dalam
masyarakat Indonesia. Contoh nyata dari penerapan Ekonomi Pancasila
sebenarnya sudah lama ada dan masih bias ditemukan, yaitu kehidupan di
pedesaan yang kooperatif berdasarkan asas kekeluargaan. Mengingat
pentingnya kembali kepada karakteristik bangsa untuk memulihkan kembali
perekonomian Indonesia dan menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa
Fakultas Hukum UGM, Prof. Mubyarto menjelaskan bahwa Ekonomi Pancasila
perlu dikaji secara induktif-empirik dan deduktif-logis sebagai satu kesatuan yang
menyeluruh (holistik). Tujuannya adalah agar sistem Ekonomi Pancasila tidak
hanya sebagai teori dan konsep dalam buku teks saja tetapi juga berapa
penerapan yang relevan dengan realita kehidupan ekonomi Bangsa Indonesia.

Selasa, 28 Desember 2010

TULISAN 4 PENGANTAR BISNIS

IDENTITIAS DIRI

Nama saya ARIE DWI PRIYANTO saya lahir di Bogor 3 Januari 1992 , saya tinggal di perumahan di KOTA BOGOR. Saya anak ke 2 dari 3 bersaudara, saya mempunyai 1 adik pria dan 1 kakak pria. Sekarang saya berkuliah di UNIVERSITAS GUNADARMA, sebelum saya kuliah di GUNADARMA saya bersekolah di SMA NEGERI 10 KOTA BOGOR , SMP NEGERI 8 KOTA BOGOR dan SDN PENGADILAN 3 KOTA BOGOR . saya memiliki cita – cita menjadi direktur bank indonesia tapi yang paling penting saya ingin menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan Negara. Saya memiliki kekuatan untuk meraih cita cita saya tersebut karena saya sekarang berkuliah jurusan ekonomi tapi kelemahan saya adalah kurang rasa percaya diri dengan kemampuan saya.

TULISAN 4 PENGANTAR BISNIS

MAKNA SUKSES

Sering sekali kita mendengar kata sukses atau sebuah kesuksesan, kadang-kadang hal ini sudah membuat anda takut. Karena sepertinya makna dari kesuksesan dan sukses tadi sangat amat mendalam sehingga banyak orang takut bergerak ke jalan kesuksesan tadi. Sukses, bagi kebanyakan orang hanyalah impian saja atau hanya sebuah angan-angan dan hal itu jauh dari pikiran. Namun nanti dulu, saya berkata begitu bukan berarti tidak ada orang yang sukses. Sebagian orang memang ada yang hidupnya terus mendapatkan kesuksesan.
Kalau Saya sendiri, sering bertanya kepada hati saya sendiri, “kapankah saya bisa sukses seperti si X?”. Saking pengennya saya ini sukses kadang-kadang muncul juga pertanyaan “kenapa ya saya belum sukses ? apakah kurang usaha saya selama ini ?. Pertanyaan itulah yang terkadang ada di benak saya.
Meski sukses telah menjadi kebutuhan mutlak setiap manusia toh tidak semua orang memiliki pandangan yang sama tentang arti kesuksesan. Ada yang menganggapnya sebagai kekayaan. Kelompok ini umumnya mencurahkan hidupnya untuk menumpuk harta. Mereka melihat uang sebagai simbol kesuksesan. Itulah sebabnya mereka menjadi serakah dan amat mendewakan uang. Uang menjadi oksigen yang mutlak diperlukan bagi kehidupan mereka.
Jadi, apa sih definisi sukses yang tepat? Sukses adalah usaha untuk mencapai sesuatu hal yang kita inginkan dengan bekerja keras dalam perjalan hidup kita, kesuksesan seseorang tidak mudah di dapat tergantung dari usaha yang kita lakukan untuk mencapai sukses. Manusia akan mencapai sukses apabila kita seimbang melakukan usaha dan doa, karena usaha tidak di imbangi dengan doa hanyalah sia-sia. Karena nasib hanya bisa di ubah oleh diri kita sendiri dan dengan doalah kita meminta kepada Allah agar di beri kesuksesan, seseorang yang ingin mencapai sukses adalah orang yang mau berusaha, bekerja keras, giat, sabar, ikhlah , serta tekun dan focus. Untuk menjadi orang sukses di perlukan waktu yang tidak singkat tergantung dari usaha dan kerja keras yang kita lakukan.

Selasa, 21 Desember 2010

TULISAN 3 PENGANTAR BISNIS (13 NOVEMBER 2010)

INDONESIA NEGARA BENCANA
Belakangan tahun ini Indonesia sering sekali di timpah bencana alam yang cukup menyeramkan, seperti tsunami di aceh, meletusnya gunung merapi, gempa, tanah longsor dan masih banyak lagi yang menelan banyak korban jiwa, dan harta benda yang menyebabkan kelemahan ekonomi di Indonesia dikarenakan bencana ini yang menghabiskan harta benda para penduduk Indonesia yang terkena bencana tersebut. Dari letak geografis Indonesia terletak pada lenteng tektonik. Bencana yang begitu banyak terjadi di negri kita seharusnya kita menyadari selain dari letak lempeng tektonik tetap bencana juga bisa terjadi karena ulah manusia yang menempati bumi ini, yang biasanya manusia lakukan hanya merusak alam bukan melindungi atau merawatnya.

MENJADI MAHASISWA PLUS (MEMPUNYAI NILAI TAMBAH)
Menjadi mahasiswa sebenernya mempunyai tanggung jawab yang besar, karena mahasiswa adalah bukan lagi siswa yang cara berfikirnya masih seperti anak kecil, tetapi mahasiswa sudah harus berfikir lebih dewasa dan juga harus berfikir untuk masa depan, tidak lagi berfikir yang hanya untuk kesenangan sesaat.
Jangan pernah sia-siakan kesempatan, jadi gunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Menjadi mahasiswa plus dan mempunyai nilai tambah tidak hanya sekedar belajar saja tetapi juga harus bisa aktif didalam kegiatan kampus dan juga harus berprestasi. Apalagi jika bisa mengharumkan nama baik kampus, itu akan menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, dosen anggota kampus dan orang tua kita yang sudah membiayai kuliah kita.
Bekerja sambil kuliah itu juga tidak salah, asal kita bisa membagi waktu dengan baik, karena kita bisa mengurangi beban orang tua kita.
Jadi, untuk tidak menyianyiakan kesempatan kita menjadi mahasiswa kita harus serius dalam mengikuti kegiatan di kampus agar kita menjadi mahasiswa berprestasi dan jangan lupa belajar dengan rajin supaya kita bisa mendapatkan nilai yang plus.

MANAJEMEN DIRI SENDIRI, SUKSES MENCAPAI CITA-CITA
Mengatur diri sendiri terkadang sangat susah karena rasa malas yang selalu melekat di diri sendiri, tetapi kita tidak boleh kalah dari rasa malas, karena jika bermalas-malas kita tidak bisa mewujudkan impian atau cita-cita kita yang kita impikan dari kecil.
Setiap orang memiliki bakat yang alami sejak dilahirkan, tetapi banyak yang tidak berhasil dalam bakatnya sendiri, karena kebanyakan bakat mereka tidak dikembangkan atau tidak dilatih, tetapi banyak juga yang berhasil dalam pengembangan bakat dan mereka dapat mencapai cita-cita mereka.
Dalam mewujudkan cita-cita selain melalui bakat dari masing-masing individu juga bisa melalui dari cara individu memanajemen dirinya sendiri. Memanajemen diri sendiri itu sangat penting, selain untuk mewujudkan cita-cita juga bisa membiasakan kita hidup teratur dengan baik dan tertata. Jika kita sudah bisa mengatur hidup kita dengan baik maka hidup akan terasa sangat indah, karena semuanya bisa kita atur dengan baik.

MANAJEMEN BELAJAR DI PERGURUAN TINGGI
Sistem belajar di perguruan tinggi sangat beda dengan sistem belajar yang kita lewati sebelumnya seperti di SD, SMP, atau SMA, karena di perguruan tinggi ini kita dituntut untuk lebih bisa mandiri dalam belajar, tidak ada lagi tuntutan atau paksaan dari dosen, harus kesadaran dari diri sendiri. Setiap mahasiswa harus aktif kegiatan di dalam kampus tidak hanya sekedar datang dan pulang.
Materi yang diberikan dari dosen biasanya hanya sedikit, itu bukan berarti materi selesai, tetapi kita dituntut untuk mencari materi lebih jelasnya sendiri, karena itu kita harus menyiapkan materi sendiri atau memahami materi terlebih dahulu sebelum dosen menjelaskan agar saat dosen menjelaskan kita tidak akan kebingungan, karena biasanya dosen menjelaskannya singkat. Jadi dalam hal ini kita harus sebisa mungkin untuk memahami materi itu sendiri. Jam masuk kuliah sangat sedikit maka dari itu kita harus memanfaatkan waktu yang sedikit itu dengan baik.

Senin, 20 Desember 2010

TUGAS PENGANTAR BISNIS 3 (13 NOVEMBER 2010)

1. Jelaskan pengertian manajemen?
Jawab: Suatu proses yang melibatkan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pemanfaatan SDM dan lainnya.

2. Sebutkan dan jelaskan fungsi-fungsi manajemen?
Jawab: - Perencanaan ~> fungsi yang paling utama dan terpenting, di pakai agar sasaran dan tujuan dapat tercapai di masyarakat.
- Pengorganisasian ~> fungsi manajemen yang kegiatannya membagi pekerjaan, mengelompokkan pekerjaan, mendelegasikan wewenang dan mengkoordinasi aktivitas.
- Pengarahan ~> fungsi manajemen untuk mengarahkan agar semua anggota organisasi melaksanakan kegiatannya masing masing yang telah di tentukan.
- Pengendalian ~> fungsi manajemen yang berupa aktivitas untuk menemukan, mongoreksi, apakah adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah di capai, dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan.

3. Sebutkan keterampilan-keterampilan manajerial yang ada?
Jawab: - Keterampilan Konseptual ~> kemampuan untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dan kepentingan organisasi.
- Keterampilan Kemanusiaan ~> keterampilan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan memotivasi mereka.
- Keterampilan Administrasi ~> keterampilan untuk menata administrasi organisasi.
- Keterampilan Teknik ~> keterampilan untuk menggunakan peralatan-peralatan mesin, teknik, dan metode bidang tertentu, seperti: computer, akuntansi, produksi, dll.

4. Sebutkan dan jelaskan bentuk-bentuk organisasi?
Jawab: - Organisasi garis ~> organisasi dimana terdapat garis kekuasaan dan tanggung jawab dari teratas sampai dengan paling bawah.
- Organisasi Garis dan Staff ~> bentuk organisasi yang banyak di pakai oleh perusahaan besar, daerah usahanya luas dan kompleks. Pada prinsipnya hampir sama dengan bentuk garis hanya di tambah staff, yaitu:satu/beberapa orang yang ahli dalam bidang tertentu yang tugasnya memberi saran/nasehat sesuai bidangnya kepada pimpinan perusahaan bila mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang terjadi. Staff tidak memiliki hak memerintah bawahan.
- Organisasi Fungsional ~> bentuk organisasi yang terbagi ke berbagai bidang sesuai fungsi, seperti: pemasaran, produksi, personalia, keuangan, wewenang, dan tanggung jawab melekat terhadap proses/fungsi masing-masing. Setiap anggota fungsi hanya mengerjakan fungsinya, wewenang, dan tanggung jawab sangat tegas telah digariskan.
- Organisasi Matrix ~> bentuk organisasi dimana perusahaan biasanya mengerjakan 2 pekerjaan, yaitu pekerjaan dasar dan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Dalam perusahaan besar dan batas toleransi pekerjaan yang singkat maka di pakai bentuk matrix.
- Organisasi Komite ~> bentuk organisasi kelompok formal yang menggantikan para manajer di dalam struktur organisasi. Anggota komite memiliki wewenang dan tanggung jawab, anggots komite berasal dari berbagai tingkatan manajemen.

5. Sebutkan dan jelaskan konsep-konsep inti pemasaran menurut Philip kotler?
Jawab: -Kebutuhan ~> segala sesuatu keadaan perasaan yang harus di penuhi.
-Keinginan ~> kebutuhan yang di bentuk budaya, sikap pribadi seseorang.
-Permintaan ~> kebutuhan/keinginan manusia yang di dukung daya beli.
-Produk ~> alat pemuas kebutuhana, keinginan, dan permintaan.
-Pertukaran~> kegiatan mendapatkan barang dengan memberikan sesuatu barang sebagai penggantinya.
-Transaksi~> bentuk pertukaran yang paling luas, ada nilai-nilai khusus yang terkandung di dalamnya.
-Pasar~> tempat berjumpanya penjual dan pembeli.

6. Sebutkan dan jelaskan konsep-konsep manajemen pemasaran?
Jawab: - Konsep produksi ~> konsumen akan menyukai produk-produk yang murah, jumlah/variasi banyak, dan mudah di jangkau.
- Konsep produk ~> konsumen akan senang produk yang mutu dan pemampilannya baik di banding produk lain.
- Konsep penjualan ~> konsumen tidak membeli produk yang tidaqk ada manfaatnya.
- Konsep pemasaran ~> untuk mencapai sukses maka melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih baik dibandingkan pesaing-pesaing.
- Konsep pemasaran kemasyarakat ~> tujuan pemasaran bukan untuk memuaskan kebutuhan, keinginan, dan permintaan saja, tetapi yang lebih penting bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

7. Jelaskan pengertian pemasaran?
Jawab: Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

8. Sebutkan dan jelaskan tujuan sistm pemasaran?
Jawab: - memaksimalkan konsumsi
- memaksimalkan kepuasan konsumen
- memaksimalkan pilihan
- memaksimalkan kualitas hidup